Pemekaran DOB Mapia Raya, Yones Waine: Eksekutif Mestinya Hargai Aspirasi Rakyat

indonesiasatu, 22 Jun 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

DOGIYAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai harus hargai  sebuah pernyataan  sikap penolakan pemekaran kabupaten mapia raya pada  tahun 2019 lalu oleh masyarakat bersama pelajaran  dan mahasiswa serta intelektual kabupaten dogiyai sejak setahun yang lalu, hal ini ditegaskan Yones Waine Sekertaris Komisi B DPRD Dogiyai, saat ditemui Awak media ini di rumahnya Smoker Nabire Papua belum lama ini. 

Menjadi pernyataan sikap dalam Demonstrasi sejak tahun 2019 lalu yang dibacakan solidaritas, "penolakan pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB) Mapia Raya" Oleh sebab itu,  Pemda banyak problema yang  mesti mempertimbangkan di kabupaten  Dogiyai yaitu:

  1. Sangat belum siap Sumber Daya Manusia (SDM)
  2. Belum siap Sumber Daya Alam (SDA).
  3. Lokasi kedudukan ibu kota.
  4. Data Penduduk Tetap (DPT) Lembah kamu dan lembah mapia. 
  5. Ada empat issue beredar di lingkungan masyarakat serta media sosial pada tahun 2018-2020 kini diantaranya adalah, "Pemindahan Ibu Kota Dogiyai ke Pona,   Pemekaran Kampung,  Pemekaran Distrik dan Pemekaran Kabupaten Mapia raya" tetapi semuanya Penipuan belaka. Hanya memainkan dana ABPD  untuk pembangunan kabupaten Dogiyai.

Maka, suatu aspirasi rakyat kabupaten dogiyai, mestinya pemerintah kabupaten Dogiyai harus di hargai dan Mesti ditindaklanjuti.

Lanjut waine, Persetujuan anggaran dana peminjaman 100 millyard di Bank papua provinsi untuk pemekaran kabupaten mapia raya, Persetujuan  dilakukan oleh DPRD lama kabupaten dogiyai Periode tahun 2014-2019. 
Khusus untuk kami DPRD baru kabupaten Dogiyai Periode sekarang ini  selama 5 bulan terhitung dari tanggal 27 januari 2020 hingga Detik ini 22 juni 2020 selama 5 bulan ini kami Legislatif baru dan Eksekutif kabupaten Dogiyai belum pernah bahas tentang pemekaran kabupaten Mapia raya Itu.

"Bahkan kami juga belum pernah bertatap muka dengan eksekutif untuk membahas pemekaran Mapia raya tersebut.

Kami DPRD baru kabupaten dogiyai juga sangat rasa bersalah  atas kedatangan pemekaran kabupaten Mapia raya tersebut, sebab semua  itu terjadi tidak melalui mekanisme kerja yang ada di kabupaten dogiyai. Dan kita semua di abaikan oleh eksekutif kabupaten Dogiyai. 

Secara logikanya bahwa, kalau mau bangun suatu daerah atau kabupaten itu, seharusnya kerjasama kedua lembaga besar yang ada di Daerah yaitu, Lembaga Besar Legislatif dan Lembaga Besar Eksekutif. Kalau seperti demikian kapan kita bangun kabupaten Dogiyai yang kita cintai ini, "Ujar waine".

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu